Force Touch dan 3D Touch Display

Jakarta, CNN Indonesia — iPhone 6s dan iPhone 6s Plus mempunyai salah satu fitur unggulan yang disebut 3D Touch. Sebelumnya, Apple juga memanfaatkan Force Touch di Apple Watch. Lalu, apa yang menjadi pembedanya?

Fungsi 3D Touch di iPhone terbaru cukup menarik. Pengguna bisa menggunakan dua teknik interaksi layar sentuh baru yang disebut sebagai ‘peek’ dan ‘pop’. Jadi misalnya, ketika menekan aplikasi email, maka isi email bisa diintip terlebih dahulu dalam bentuk seperti pop-up ketika pengguna menekannya cukup lama.

Nyaris serupa kerja Force Touch dengan 3D Touch, ada yang menuding bahwa perbedaan nama ini hanyalah lelucon dan bagian dari gimmick marketing. Apalagi, memang Force Touch pun bawaan dari fitur yang sama di New MacBook.

Menurut Wired, sebetulnya ada perbedaan antara 3D Touch dan Force Touch di Apple Watch. Berdasarkan hak paten yang diajukan Apple, ada tingkat lain dalam sensitivitas Force Touch yang digunakan di iPhone terbaru.

Memang, pada dasarnya kedua teknologi ini melakukan hal yang sama, namun pengguna akan melihat perbedaan antara 3D Touch dan Force Touch ketika merasakannya.

Sederhanya seperti ini, Force Touch memiliki kemampuan yang kurang dalam hal mengukur sentuhan dan menekan kemudian beraksi. Sementara 3D Touch, sangat sensitif dan bereaksi secepat mungkin tergantung seberapa kuat Anda menekannya.

Ini mungkin terdengar seperti perbedaan yang dibuat-buat. Karena memang baik Force Touch maupun 3D Touch menggunakan mesin Apple Tapic, tapi yang lebih baik dari yang lain. (tyo)

Sumber: http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20150910085552-185-77810/apa-beda-force-touch-dan-3d-touch-milik-apple/

3D Touch Display, sebuah pengembangan dari teknologi Force Touch.Jika teknologi Force Touch bisa mengenali perbedaan sentuhan dan tekanan, maka teknologi 3D Touch Display yg dikembangkan Apple bisa membedakan tiga mode interaksi, yaitu tap (sentuhan), press (tekanan) dan deeper press (kekuatan tekanan).

Dikutip dari situs Pocket lint, teknologi Force Touch pada dasarnya adalah teknologi navigasi layar sentuh seperti biasanya. Hanya saja yang membedakan adalah metode input teknologi ini dan cara kerjanya. Dengan menggunakan teknologi Force Tourch, sebuah perangkat bisa membedakan mana sebuah ketukan dan mana sebuah tekanan pada layar.

Gambaran mudahnya teknologi ini adalah penekanan kuat pada layar. Misalnya, pengguna menekan layar Apple Watch dengan kuat, maka layar akan menampilkan kendali lain yang bisa dilakukan. Pengguna bisa memilih pesan, musik, ataupun kalender. Dengan teknologi ini, pengguna bisa melakukan tugas secara multitasking dengan lebih baik.

http://www.pricebook.co.id/article/news/2015/03/27/851/mengenal-teknologi-force-touch-di-apple-watch-dan-macbook-pro

http://lumoost.com/2015/09/iphone-6s-akan-membawa-fitur-3d-touch-display-apa-itu-simak-bray/#.VopfwFSLTIU

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s