Tugas 2: Wacana Membedakan Pemanfaatan Bahasa Indonesia pada Tataran Ilmiah, Semi Ilmiah, dan Non Ilmiah

Wacana Ilmiah

Wacana Ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan, yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan sintesis-analitis.

Wacana yang memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Contoh: makalah, laporan praktikum, tesis, skripsi, dan disertasi.

Contoh Wacana Ilmiah: Pengaruh Kemajuan Teknologi Komunikasi Terhadap Remaja.

Kehidupan manusia yang bermula dari kesederhanaan kini menjadi kehidupan yang bisa dikategorikan sangat modern. Di era sekarang, segala sesuatu dapat diselesaikan dengan cara-cara yang praktis. Hal ini merupakan dampak yang timbul dari hadirnya teknologi. Teknologi adalah sesuatu yang bermanfaat untuk mempermudah semua aspek kehidupan manusia.

Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi. Penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak.

Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat ini, pepatah yang menyatakan bahwa “Dunia tak selebar daun kelor” sepantasnya berubah menjadi “Dunia seakan selebar daun kelor”. Hal ini disebabkan karena semakin cepatnya akses informasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mengetahui peristiwa yang sedang terjadi di daerah lain atau bahkan di negara lain, misalnya Amerika Serikat walaupun kita berada di Indonesia.

Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Teknologi lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin canggih seiring dengan perkembangan zaman sehingga terjadi penambahan fungsi teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Salah satu contoh fasilitas canggih saat ini adalah handphone.

Di awal kemunculannya, handphone hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar membutuhkannya demi kelancaran pekerjaan mereka. Namun, seiring perkembangan zaman, handphone telah dimiliki oleh semua kalangan baik yang benar-benar membutuhkan maupun yang kurang membutuhkan tak terkecuali para remaja.

Kini handphone bukan lagi sekadar alat berkomunikasi, tetapi handphone juga merupakan alat untuk mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, dan video. Para remaja sekarang berlomba-lomba untuk memiliki handphone karena handphone bukan hanya merupakan alat berkomunikasi, namun juga di kalangan remaja handphone sekaligus sebagai gaya hidup, tren, dan prestise.

Selain itu, perkembangan pesat beberapa teknologi komunikasi lainnya seperti Internet berhasil memengaruhi para remaja. Sekarang internet tidak hanya sekadar teknologi untuk berbagi data via e-mail, ftp, dan lain-lain. Namun, internet juga menawarkan berbagai situs yang menyediakan berbagai hal seperti jejaring sosial yang sangat populer di kalangan remaja. Jejaring social ini memungkinkan remaja untuk berkomunikasi dengan orang lain di daerah lain atau di negara lain.

Di kalangan remaja, menggunakan teknologi komunikasi, seperti handphone dan internet sebagai alat multifungsi karena multifungsinya tersebut para remaja dapat menggunakan teknologi ini secara positif ataupun negatif tergantung setiap individu. Contoh positif dari penggunaan teknologi komunikasi adalah memanfaatkan teknologi ini untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu dikhawatirkan dalam pemanfaatan teknologi komunikasi oleh para remaja seperti penggunaan tidak sesuai kondisi. Mislanya, menggunakan handphone dalam proses belajar mengajar untuk sms-an dengan pacar atau menggunakan fasilitas internet untuk mengakses situs-situs porno, dan lain-lain.

Berdasarkan argumentasi di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang pengaruh kemajuan teknologi komunikasi di kalangan remaja.

Sumber Makalah: http://wwwresqianugrahs.blogspot.co.id/2011/02/contoh-karya-tulis-ilmiah-pengaruh.html

Wacana Semi Ilmiah

Wacana semi-ilmiah adalah tulisan yang berisi informasi faktual, yang diungkapkan dengan bahasa semiformal, tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukkan dengan opini pengarang yang kadang-kadang subjektif.

Wacana ini juga merupakan sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan yang ditulis dengan bahasa konkret dan formal, kata-katanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Contoh: artikel, editorial, opini, feuture, reportase.

Contoh wacana semi ilmiah: Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.

Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e, seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.

Bidang pendidikan(e-education)

Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.

Sumber Artikel: http://www.teknologi-informasi.net/2012/01/perkembangan-teknologi-informasi-di.html

Wacana Non Ilmiah

Wacana non-ilmiah adalah wacana yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).

Contoh: novel, dongeng, cerpen, roman, hikayat, komik, anekdot, dan naskah drama.

Contoh wacana Semi Ilmiah: Bernyanyilah Untuk Sahabatmu

Apa yang sedang kau lakukan, Binar? Aku melihatmu dari sini. Kau mendaftarkan diri menjadi salah satu kontestan di kontes menyanyi itu? Dan kau… kau masuk! Wah, selamat. Kau hebat. Aku kangen kamu. Bernyanyilah untukku. Biar aku gantian mendoakanmu agar menang. Andai kejadian itu tak akan pernah terjadi dan aku masih ada sampai sekarang, pasti aku sudah memelukmu dengan sangat erat. Oh, Binar.

Biarkan mataku seperti namamu, Sayang. Dan aku juga bangga karena suaramu sama seperti namaku. Binar, tidak! Aku ingin menangis. Bernyanyilah untukku. Ku mohon. Jika sedang dekat dengan seseorang, kabari aku, ya. Semoga kau mendengarnya -tapi ku rasa itu tak mungkin, deh. Ya Tuhan, ini keajaiban. Kau cantik dan kau baik, kau tahu?! Dan itu lebih dari yang kau pikirkan.

Jangan pernah puas dengan segala yang kau bisa, bisa kau gapai dan raih. Jangan menyanyi karena ingin keeksisan. Bernyanyilah untukku. Oh ya ampun, kau cepat sekali berbaur dengan kontestan lain. Aku tak menyangka. Aku sudah pikun karena terlalu lama tidur. Kau memang pandai bergaul, bukan? Hei, laki-laki itu tampak cocok denganmu. Hahaha, bercanda. Tapi memang benar, Binar. Oh, kau bernyanyi? Untuknya? Tidak, jangan! Bernyanyilah hanya untukku. Hanya untukku.

Sumber Cerpen: http://cerpenmu.com/cerpen-persahabatan/menyanyilah-untuk-sahabatmu.html

Sumber:

http://fantasy-addits.blogspot.co.id/2015/04/karangan-ilmiah-karangan-ilmiah-adalah.html

http://justfrisca.blogspot.co.id/2012/10/wacana-yang-membedakan-pemanfaatan.html

http://xxx-myzoners.blogspot.co.id/2013/01/kesalahan-kesalahan-dalam-menuliskan.html

http://daniprs.blogspot.co.id/2014/11/wacana-membedakan-pemanfaatan-bahasa.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s